Langsung ke konten utama

Download Ebook Biografi Pendiri Pondok



Judul Buku      : Sekokoh Karang Seteduh Asem
                           (Biografi KH.Abd. Rahman Syamsuri)
Penyusun        : Bambang Siswoyo, Faris Ma’ani, dan 

                          Haris Abdul Hakim
Penerbit           : Karangasem Media
Tahun              : Oktober 2012
Tebal               : 87 halaman


Bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Lamongan. Nama KH. Abd. Rahmn Syamsuri, yang akrab di panggil “Yi Man”  Pendiri Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran bukanlah hal asing lagi di telinga mereka. Sosok tauladan pengayom umat, telah mampu menjadi panutan masyarakat, kini masih dirindukan cara kepemimpinannya sejak berpulangnya beliau kehadirat-Nya tahun 1997.

Beliaulah yang telah mendirikan Pondok Pesantren Karangasem sejak berdirinya, tahun 1948 sampai saat ini. Pondok tersebut mampu hadir merekat dan mengakar di masyarakat. Awal mula berdirinya bergerak di dalam dunia pendidikan keagamaan sampai merambah dalam dunia kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Para santrinya berdatangan dari berbagai daerah, baik dari Jawa mapun luar Jawa, dengan tujuan menimba ilmu agama lebih banyak dari beliau.

Lebih dari apa yang dibayangkan sebelumnya oleh Pendiri Pondok. Mulai dari gota’an (Kamar kotak dari kayu), dan dimulai dari langgar duwur (Musholla Panggung), berkembang menjadi beberapa pendidikan mulai tingkat TK/PAUD sampai PT (Perguruan Tinggi). Memiliki tiga lembaga pendidikan setingkat TK-PAUD, dua lembaga MI, lembaga SMP, MTs di tingkat lanjut tingkat pertama, sedangkan tingkat atas MA, SMA, SMK, dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM) Paciran pada level Perguruan Tinggi.

Tidak berhenti di dalam dunia pendidikan saja, bidang ekonomi, seperti Koprasi, Warnet, Bengkel, LM3 juga berkembang, tak luput pula lembaga pelayanan kesehatan seperti PKU/ BP, Apotik dan Rumah Sakit. Disamping itu bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat seperti PAY (Panti Anak Yatim), KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji), semuanya tak lepas dari kepemimpinan dan keihlasan pendiri Pondok, KH. Abd. Rahman Syamsuri.

Siapakah “Yi Man” itu? Dari mana asalnya? Pendidikannya dan riwayat hidupnya? Seperti apa sosoknya? Cara memimpinnya? Masih banyak yang jarang mengerti, kendati para alumninya sudah ribuan menyebar menjadi mubaligh di seluruh tanah air.  Kita hanya mendapatkan sumber cerita dari warga setempat yang masih hidup sezamannya atau dari alumni yang dulu mendapatkan bimbingan langsung darinya, dan itupun informasi masih sepotong-potong dan sekilas tentang gambaran beliau, belum lengkap apalagi akurat.

Beranjak dari kebutuhan itulah, buku “Sekokoh Karang Seteduh Asem (Biografi KH.Abd. Rahman Syamsuri)”, yang disusun oleh Bambang Siswoyo dan kawan-kawannya, hadir memberikan gambaran lengkap tentang KH. Abd. Rahman Syamsuri. Ulasan gambaran beliau sebagai Pengasuh Pondok yang tekun dan sabar mendidik santri santri-santrinya. Pengasuh yang telah banyak mengkader santri-santrinya untuk menjadi tokoh agama, masyarakat dan panutan umat. 

Dalam buku  ini juga diungkapkan kepribadian KH. Abd. Rahman sebagai seorang organisatoris, aktif dan ikut membesarkan persyarikatan Muhammadiyah dari tingkat Ranting, Cabang, Daerah, Wilayah sampai Pusat. Menggerakkan dakwah dengan sistematis, serta sumbangsihnya mempererat ukhuwah Islamiyah Masyarakat.

Bahkan buku ini menggambarkan KH. Abd. Rahman Syamsuri sebagai umara’ yang ikut berdakwah di pemerintahan. Sumbangsihnya terhadap ilmu-ilmu agama, ulumul qur’an, hadits dan tahfidzul qur’an cukup besar bagi masyarakat dan bangsa. Seperti peran beliau menjadi hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an dan peran beliau dengan menjadi Hakim Honorer di Pengadilan Tinggi Agama.

Meskipun masih banyak kekurangan dalam penyusunan Biografi KH. Abd. Rahman Syamsuri. Namun, buku ini mampu menghilangkan dahaga para alumninya terhadap sejarah  biografi pendiri Pondok Karangasem ini. Kritikan dan saran yang membangun, sangat diharapkan dari pembaca semua.

Semoga dengan buku yang sederhana ini, buku yang terbit menyambut milad ke-64 atau 8 Windu Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah, bisa bermanfaat khususnya bagi santri dan para alumni serta masyarakat pada umumnya. Amiin.

Download di sini ebook Sekokoh Karang Seteduh Asem 


Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Karangasem

Meskipun Pondok Pesantren Karangasem telah dikenal oleh banyak orang, baik di dalam maupun di luar negeri, namun tidak banyak yang tahu mengenai asal usul nama Pondok yang kini telah berusia 60 tahun itu. Bahkan masih banyak yang salah kaprah. Pondok yang didirikan oleh Al marhum KH. Abdurrahman Syamsuri (Yiman) sejak tanggal 18 Oktober 1948 ini memiliki nama "Karangasem". Nama Pondok ini memang unik tidak seperti pondok-pondok kebanyakan, yang menggunakan nama tertentu kemudian di bahasa Arab-kan, Misalnya Pondok Al Mu'min. Al Athfal dan lain-lain.

Lirik Mars Karangasem

Berjuang terus pelajar karangasem,
Teguhkanlah ruh keimananan,
Bina diri agama dan negara,
Insaf dan penuh ketekunan,

Pembukaan Dauroh Tahfizh Angkatan IV 2017