Visi :"Mewujudkan insan yang memiliki keseimbangan Spiritual, Intelektual dan Moral"

Dauroh Tahfizh

Kegiatan Ma'had

Rapat Persiapan Milad Pondok, diusia yang ke-70 di Rumah Makan Handayani Gresik, untuk yang ketiga kalinya, berjalan dengan sukses dan lancar. Beberapa alumni dari berbagai daerah, Malang, Gresik, Lamongan, Surabaya dan Sidoarjo, hadir semua mengikuti Rapat Milad. Rapat ini adalah tindak lanjut dari Rapat di Malang yang sempat tertunda.

"Rapat ini adalah rapat yang mestinya kita laksanakan pada tanggal 29 April 2018 di Malang," kata Pimpinan Pondok, Abd. Hakam Mubarok, mengawali sambutan iftitah sebelum acara di mulai. Ahad, (13/05/2018) malam.

Dalam memberikan pengantar. Ketua IAKA, Drs. Ihsan Fauzan, juga mengingatkan kepada teman-teman alumni, bahwa umur 70 tahun bagi pondok, adalah umur yang sudah tua dan cukup memberikan manfaat bagi masyarakat. "Masa dimana, kita tidak lagi berbicara masalah domestik, tapi sudah menuju kancah Internasionalisasi Karangasem." katanya. Inilah yang menjadi tema besar dalam Milad ke-70 Pondok Karangasem.

Begitu banyaknya alumni yang memiliki kompetensi khusus di bidang masing-masing. Sehingga banyak pula yang memberikan masukan dari bidang yang mereka kuasai. Seperti Ust. Suryat, yang merupakan Wakil Ketua Milad 70. "Saya sebagai ashabul ayyam (baca : pemilik ternak ayam) akan memberikan yang terbaik dalam kegiatan ini. Untuk kali ini saya donasikan lima juta, sebagai pikat kegiatan ini," katanya. Semua peserta rapat bertepuk tangan.
"Itu dulu, nanti selanjutnya ada lagi," tambahnya, diikuti tepuk tangan yang semakin keras.

Sebelumnya Ibu Puji Handayani juga telah memberikan donasi 5 juta untuk kegiatan milad dan 5 juta untuk plafon aula, hal itu dilakukan setelah Ust. Nur Ahmad menfoto genting aula yang belum terplafon dan memposting di group alumni (IAKA Peduli).

"Itu artinya kegiatan ini ada modal awal 10 juta, tinggal kita sepakati, memakai rekening apa?" kata dr. Manaf dalam sambutannya sebagai bendahara panitia milad. Supaya lebih mudah dalam tarik dan transfer uang, maka disepakati rekening pribadi dari bendahara panitia sendiri.

Rapat kali ini adalah menunjuk Ketua Panitia Milad Baru, sebab Ust. Jaiz Kumkelo, yang sebelumnya ditunjuk sebagai Ketua, telah meninggal dunia bulan April lalu. "Dalam dunia pesantren, dan dalam al qur'an, sami'na wa atho'na dijunjung tinggi, maka bersama ini, kami tetapkan dan angkat M. Faris Ma'ani sebagai Ketua Milad ke-70, gmn setuju?" kata Pimpinan Pondok.

Semua serentak setuju. Dan akhirnya M. Faris Ma'ani resmi dan syah menjadi Ketua Panitia. Dia yang memimpin rapat sampai selesai. Rapat kali ini diakhir pukul 21.00 WIB. Alhamdulillah menghasilkan keputusan-keputusan strategis dalam kegiatan milad.


Dari kiri, Dokter Manaf (Bendahara Panitia), H. Suryat (Wakil Ketua) dan
M. Faris Ma'ani (Ketua Milad 70)
Rapat Milad ke-70, dihadiri sekitar 30 alumni

Tengah, Baju Putih, Ust. Toha Mahsun, Alumni yang menemukan
"Metode Membaca Cepat"
Ibu-ibu juga hadir dalam milad, Dari kanan ,Bu Hidayah, Bu Mima, Bu Iyut dan
Ibu DPRD Gresik, Miftakhul Jannah (Bawean)
Dari kiri Bu Tsana (Malang) dan Bu Qudsiah (Surabaya).
juga ikut hadir dalam Rapat Milad 70

Ust. Ahmad Faizun, alumni 89, sekarang menjabat sebagai
Kepala SD Muhammadiyah Manyar, SD Muhammadiyah, terbaik

Tingkat Nasional

| Designed by Colorlib